PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN NIKEL

Leave a Comment

 


Cadangan nikel di indonesia itu mendapati peringkat no 4 di dunia


Sumber sumber nikel di indonesia

  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat

2011 saking kaya nya, kita ngeluarin peraturan uu 4 2009 yang mewajibkan pengolahan dan pemurnian di dlm negeri , tiongkok + luar negeri dateng, siang mlm datang, keadaan mentah dibeli kepada masyarakat tanpa izin ke negara

Nikel itu gampang bgt di ambil , cuma 10 meter aja dapet, tapi kandungannya kecil ea, yg gede ya 10 meter kebawah, nnti gw kasih liat gambarnya

Nikel adalah bahan baku baja

 

KESALAHAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT 

 

Kesalahan pemerintah dan masyarakat, tidak melalui mekanisme perijinan, ijin nya tumpang tindih, makanya 2018 sudah dikeluarkan bahwa izin pertambangan hanya boleh dikeluarkan oleh pusat, karna daerah tidak melihat dari cadangan nikel, kadar nya, dan sebagainya, karena itu kita harus bisa mengolah nikel di dalam negeri


HARGA NIKEL 

 

dari gambar dibawah, harga nikel itu mantap banget

1. diolah menjadi batu baterai, 5$ / pcs / 0,04 gram = 25$ / gram = 25.000.000 $ per ton

 

Berikut prosesnya, gila kan harganya jika di proses dulu baru dijual, bisa kaya kita hadeh 

Makanya kita harus bangun industry nya di Indonesia.

 
 

APLIKASI NIKEL 

 

Nikel bersifat Platinit = Fleksibel

Nikel mempunyai kemampuan menyimpan energi

Dimana ada nikel disitu ada Cobalt

  • Stainless Steel 
    • Platinit : Baja dengan kandungan 46% Ni yang mempunyai muai yang sama dengan gelas
    • Invar    : baja dengan kadar nikel 35% dengan sedikit Mn dan C
  • Industri baterai ( Ni - Cd )
  • Peralatan Listrik - digunakan sebagai kawat listrik yang ditanam dalam kaca seperti pada bohlam lampu pijar
  • Industri pesawat terbang
  • Turbin pembangkit listrik bertenaga gas
  • pembuat magnet kuat - Alnico ( Al, Ni, Fe dan Co ) 
  • Pembuatan alat- alat laboratorium Nikrom : 60% Ni, 25% Fe, dan 15% Cr : pembuatan alat-alat laboratorium ( Tahan asam ), kawat pada alat pemanas
  • Kawat lampu listrik dan berbagai fungsi lainnya
  • Elektroplating ( Pelapisah besi, tembaga : [Ni(NH3)6] Cl2.[Ni(NH3)6]SO4)
  • Serbuk nikel sebagai katalis seperti pada adisi H2 dalam proses pembuatan mentega, juga pada cracking minyak bumi
  • Bata alloy : 3-5% Ni + logam lain ( keras , elastis )
  • Monel : 60% Ni dan 40% Cu : bahan pembuatan uang logam, instrumen tranmisi listrik, dan baling baling kapal laut

 

DIAGRAM PROSES PENGOLAHAN NIKEL 

 


 


 

Bijih laterite = biji yang sudah ter oksidasi oleh alam, mengalami hujan, badai, longsor, sifatnya pelapukan hamper 70% cadangan didunia adalah nikel laterite, di Indonesia adalah hamper 90% laterite

Di temukan di daerah tropis biasanya

  • LATERITE juga terbagi 2 yaitu:
    •    Saprolite, Fe = 15%
    •    Limonite dan Smectite ,Fe up to = 35%

        Dibedakan berdasarkan jumlah kandungan besi nya, karena nikel itu sahabatan ama besi

 

  • SAPROLITE:

Unsur unsur di saprolite = garnierite, talc, saprolite

Kemudian apay g harus di proses? Rata” setelah didapat, biasanya di keringkan ( drying ),                    kemudian di kalsinasi yaitu pembakaran sampe suhu tertentu, biasanya dibawah temperature                lelehnya 800-900, kemudian baru peleburan ( smelting ) yaitu di atas titik lelehnya, baru deh                dapet product yang dinamakan Feronickel, ( masih kasar smua didalamnya terbawa )

 

  • LIMONITE :

Unsur – unsur di Limonite = goethite, iron oxides, nontronite clays

Apa yg harus dilakukan? . biasanya lewat jalur hidrometalurgi,yaitu pelindian dengan asam pada temperature yang tinggi, kalau sekarang terkenal dengan teknologi HPAL, baru masuk pemurnian

Tapi yang untung adalah kita dapat memisahkan nikelnya dari cobalt, bisa dapet nikelnya dan cobaltnya, JOSSSSS

 

  • SULFIDE ORES :

Didunia itu 40% dari semua produksi itu laterite, 30% adalah sulfide ores, tapi saat ini untuk produksi yang mendominasi adalah Sulfide ores yaitu 60%

Sulfide ores ini ada di negara” seperti kanada dan sebagainya

Sumber mineralnya disebut pentlandite, maka prosesnya adalah :

 konsentrasi -> smelting -> refining -> nickel

 

TIPE BIJIH NIKEL

 



POTENSI NIKEL LATERITE

 


 

 

  • Sulawesi
  • Bahodopi ( PT Vale )
  • Pomala ( aneka tambang )
  • Soroako ( VALE ) 
  •  OBI mau dibangun
  • Weda bay juga mau dibangun
  • WAIGEO itu sudah habis oleh perusahaan korea waktu itu karena kita belom mengeluarkan undang undang, masih rendah pengetahuan nya tentang nikel, sekarang sudah habis di keruk, masyarakat semua sudah keluar karena pulaunya bolong bolong
  • Sentani, perbatasan dengan papua neugini

 

Cadangan Nikel Laterit terbesar di Dunia :

  1. New Caledonia
  2. Australia
  3. Philipina
  4. Indonesia 

Cadangan Nikel Sulfidis terbesar di Dunia :

  1. Kanada
  2. Afrika Selatan
  3. Ex-Uni Soviet
  4. Australia
  5. Zimbabwe
  6. Finlandia

 

STRUKTUR LOGAM DAN MINERAL


 

Nikel itu punya banyak logam ikutan, antara lain : emas, perak, tembaga

tapi di Indonesia itu kita pelajari Cobalt, platina, selenium dll

makanya orang luar itu hanya ingin beli mentah doang, karena nikel banyak logam ikutan nya dan tidak terbayar ke negara T_T , sad :<



SKEMATIK PROFIL LAPISAN BIJIH LATERIT

 


Limonite itu 10 meter pertama

makin ke dalam itu Saprolite, nikelnya tinggi klo saprolite

makin kebawah ya batu HAHAHAHHAHAHAH

Limonite kurang ekonomis untuk pirometalurgi, harusnya hidrometalurgi, makanya product nya jadi Feronikel,makanya product nya jadi ferronickel

 

PIROMETALURGI NIKEL LATERIT :

 

 

  • Feed reparation       : Persiapan umpan
  • Drying                     : Dikeringkan, karena tanahnya bassah
  • Kalsinasi - Reduksi : Pengeluaran Besi
  • Smelting                  : Peleburan ada teraknya, teraknya dibuang, dapet logamnya dalam bentuk feronikel    

 

Proses bagaimana mendapat nikel dan cobalt

Kita tak punya pelindiannya, karna bangun pelindian ini kita membutuhkan yang Namanya autoclave artinya reactor ini harus makai tekanan dan temperature dan materialnya itu mahal

 


 

 

 

PROSES DI PT VALE :











0 komentar:

Posting Komentar