PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN EMAS

Leave a Comment



 

 

EMAS

  • Bahasa latin : Aurum
  • No atom       : 79
  • Sifatnya lunak dan mudah ditempa

Emas murni itu lunak, kalo di toko emas itu ga murni biasanya ada campuran (platina, perak)

kalo emas 100% murni ga bisa di bentuk jadi Perhiasan, mentok mentok ga sampe 100% paling 99.9% kayak di PT.Antam

  • Kekerasan    : 2,5 - 3 Skala Mohs, ( 1 - 10)

skala 10 itu Intan , kek mata bor bisa motong benda lainnya

  • rata rata berat jenis emas murni  : 17-19 g/cm3

itu rata rata karena emas biasanya ada kandungan kandungan laen di dalemnya


PERAK ( Ag )

  • Bahasa latin : Argentum

emas sama perak ini kayak sodara banget, dr awal proses pasti nyatu sama perak sampe ke proses akhir biasanya nyatu, itu dinamain Bulion atau padatan emas dan perak

  • Nomor atom : 47

perak merupakan konduktivitas listrik dan termal tertinggi di semua logam di konektor konektor, IC, kaki kaki peralatan rumah lu lu pada pasti pake Perak

Perak biasanya dipake di part elektronik, dalam bidang medis untuk membunuh bakteri, bahan pembuat penghargaan, dll


POTENSI CADANGAN DI INDONESIA

potensi endapan emas dan perak terdapat di hampir setiap dearah di indonesia, seperti di Pulau Sumatera, Kepulauan Riau, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara ( Newmont Nusa Tenggara)

PT Freeport terus menggali berupa bijih sebesar 2,5 miliar ton berupa 1.899 ton emas dan perak 33 juta ounce di papua

  • Sumatera ( bukit barisan )
  • Pengkor
  • Sukabumi ( Tambang rakyat )
  • Cibatung
  • Tumpang Pitu ( Banyuwangi) sampai 10 tahun kedepan
  • Batu Hijau ( Newmont Nusa Tenggara )
  • Kalimantan

 

 
 

MINERAL

  • Mineral pembawa emas contohnya adalah emas native dan campuran telurida, selenida, sulfida dan    antimonida
  • Hampir semua bijih emas mengandung perak
  • Mineral-mineral pembawa emas adalah electrum (Au,Rh), Emas iridium (Au, Ir), Platinum (Au,Pt),     Aurikupirit (AuCu3), dan sebagainya
  • Emas pada umumnya terikat di dalam sulfida-sulfida logam dan hasil pelapukan
  • Sulfida-sulfida tersebut adalah pirit kalkopirit (CuFeS2), dan Galenit (PbS), Stibnite(Sb2S3),              Arsenopirit (FeAsS), dan sebagainya
  • Dan juga emas cenderung berikatan dengan mineral ikutan seperti kuarsa, karbonat, turmalin,               flourpar, dan sejumlah kecil mineral non-logam

 


 

 

PENGOLAHAN DAN EKSTRASI LOGAM

 




PENGOLAHAN MINERAL


PROSES KOMINUSI ( Pengecilan Ukuran ( Crushing - Grinding ) )

 

  • Pada Proses ini dilakukan peremukan ( Batu besar menjadi kecil ) Kemudian penggerusan
  • Crushing/ Peremukan adalah proses reduksi/Pengecilan ukuran dari bahan galian / bijh yang langsung dari tambang dan berukuran besar nbesar ( diameter sekitar 110 cm ) menjadi ukuran 20-25 cm malah bisa jadi 2,5 cm
  • grinding / penggerusan adalah tahap akhir dari operasi pengecilan ukuran bijih, atau kominusi. Pada tahap ini, bijih dikecilkan ukurannya sampai pada ukuran pemisahan


SIANIDASI DAN ELUSI


SIANIDASI

pada proses ini dilakukan pelarutan emas perak di dalam larutan sianida, menurut habashi, reaksi Leaching emas perak didalam larutan sianida adalah sebagai berikut


+ 8NaCN + O2 + 2H2O > 4Na ( Au/Ag )(Cn)2 + 4NaOH 4(Au/ Ag)

 

ELUSI

Pada proses ini dilakukan pemisahan ION Kompleks Au (CN)^2 dan Ag(CN)^2- dari karbin dengan menggunakan NaOH 3% dan NaCN 3% pada suhu 80-90 derajat Celcius. Setelah itu, air di alirkan dengan suhu 100-120 Derajat Celcius dengan tekanan 300-400 Kpa. Air dari kolam elusi adalah larutan yang kaya akan emas dan perak dan siap untuk proses berikutnya yaitu Electrowinning



FLOWSHEET OF A MODERN CIP GOLD PLANT ( POST 1980 )


 

 



Thanks to Dr. mont. Imelda Hutabarat, ST.,MT



 

0 komentar:

Posting Komentar